Jumat, 16 Oktober 2015

Contoh Soal Paragraf Deduktif Paragraf Induktif



 TENTUKAN KE DALAM BAGIAN DEDUKTIF ATAU INDUKTIF (lingkari jawabanmu)


Rumah itu sangat indah dan asri. Sebuah taman kecil menghampar di halaman depannya. Beberapa pohon buah turut memberikan keteduhan. Sebuah saung kecil berdiri malu-malu dipojok taman. Tak kalah, sebuah kolam berisi ikan menyuguhkan suara gemericik air khas sungai pedesaan.
DEDUKTIF    –    INDUKTIF

Kamu malas beribadah? Mendadak jadi seseorang yang dapat memberikan pengobatan? Kamu sering merasakan pusing dan leher terasa kaku? Atau, kamu terasa mengantuk saat dzikir, tilawah, dan ikut pengajian? Hati-hati, bisa jadi kamu sedang dalam gangguan jin.
DEDUKTIF    –    INDUKTIF

Upaya penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan yang berbuntut pekatnya kabut asap, masih terus dilakukan. Mulai dari mendatangkan bom air dari negara-negara maju hingga melakukan operasi pemadaman dari darat. Untuk seluruh penanggulangan tersebut, lanjut Sutopo, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menghabiskan dana sebesar Rp 500 miliar.
DEDUKTIF    –    INDUKTIF

Pada Sabtu (10/10) lalu, dua bom yang hanya berjarak hitungan detik meledak di Ankara dengan terget aktivis pro Kurdi dan kelompok sipil di dekat stasiun kereta api utama Ankara. Sedikitnya 97 orang tewas akibat ledakan itu. "Itu pasti bom bunuh diri, saat ini tes DNA sedang dilakukan. Kami sudah hampir mendapatkan nama yang merujuk ke satu kelompok," ujar Davutoglu.
DEDUKTIF    –    INDUKTIF

Helikopter yang dinyatakan hilang kontak, Minggu (11/10/2015) pukul 11.50 WIB di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara saat akan menuju Bandara Kualanamu, diduga jatuh di Danau Toba. Hal itu atas kesaksian beberapa masyarakat Kecamatan Onanrunggu, Kabupaten Samosir yang sedang memancing di Danau Toba.
DEDUKTIF    –    INDUKTIF
Ikan ini merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang banyak digemari di dunia, khususnya di Indonesia. Ikan ini banyak penggemarnya karena memiliki kelebihan di bagian dahi yang jenong dan sisiknya yang indah. Namun, jika kita tidak dapat merawatnya dengan benar, maka kelebihan ikan louhan belum tentu muncul.
DEDUKTIF    –    INDUKTIF

Memelihara ikan di dalam akuarium sangat berbeda dengan ikan yang hidup di alam bebas. Ikan yang ada di alam bebas mendapatkan udara atau oksigen lebih banyak dibandingkn dengan ikan yang dipelihara di dalam akuarium. Oleh karena itu, ikan yang dipelihara di dalam akuarium memerlukan bantuan alat untuk menyuplay oksigen. Alat yang dapat digunakan untuk menyuplay oksigen ke dalam akuarium adalah Aerator atau pompa udara.
DEDUKTIF    –    INDUKTIF

Jika kita salah memberikan makanan kepada kucing peliharaan, maka kucing peliharaan kita bisa terkena penyakit. Bulu si kucing juga bisa rontok karena makanan. Selain itu, kelincahan dan sorot matanya juga akan terganggu. Oleh karena itu, kucing peliharaan kita perlu diberikan makanan yang menyehatkan, baik makanan alami maupun makanan pabrikan.                                                                                       DEDUKTIF    –    INDUKTIF

Pemerintah Kota Bandung kembali mendapat dana hibah dari luar negeri. Kali ini, giliran Yayasan Bloomberg dari Inggris yang menggelontorkan sejumlah uang untuk membantu perbaikan lalu lintas atau safety road di Kota Bandung.  Wali Kota Bandung Ridwan Kamil membenarkan kabar itu. Terkait kesepakatan dengan Yayasan Bloomberg, pria yang akrab disapa Emil itu bakal berangkat ke Inggris pada akhir pekan ini.                                                                                                                                                 DEDUKTIF    –    INDUKTIF

Hayo, siapa yang nggak kenal Minions? Karakter kuning menggemaskan yang filmnya booming di tahun 2010 dan 2013. Bahkan karena kesuksesan filmnya, kita masih bisa menemukan figur karakter ini dimanapun ; boneka, gantungan kunci, tas, dan masih banyak lagi. Yang mungkin kalian belum tahu adalah fakta bahwa arsitek di balik kelahiran Minions merupakan seorang pria berdarah Indonesia, Pierre Coffin.
DEDUKTIF    –    INDUKTIF

Rabu, 14 Oktober 2015

Puisi Tahun Baru Hijriah



Selamat Tahun Baru, Palestin
Karya: Hari Untung Maulana

Kudengar,
hari ini awal tahun baru Islam
Katanya, 1437 Hijriah
Tapi bagi kami,
hari ini sama seperti hari-hari yang lain

Hari ketika kami kembali terbakar dijalan dengan kerikil-kerikil di tangan.
Hari ketika kami kembali menangis bahagia atas ayah kami yang syahid dan ibu yang syahidah
Hari ketika kami kembali merindukan bertemu mereka.

Tahun baru Islam
Di bulan Muharram

Katanya,
Di bulan ini haram darah menggenang
Seharusnya,
Di bulan ini pantang berperang

Sahabat,
Aturan itu tak berlaku bagi musuh-musuh Islam

Mereka bunuh lagi saudara-saudara kami di depan mata kalian
Mereka penjarakan lagi kakak-kakak kami di muka kalian
Mereka pertontonkan lagi kekejaman mereka dihadapan kalian.
Sahabat

Muharram
Ketika Allah selamatkan Musa dan pengikutnya.
Ketika Allah sejukkan api bagi Ibrahim yang bertakwa
Ketika Allah mengangkat Isa menuju sisinya
Ketika Muhammad bergerak menuju Madinah menjemput kemenangannya

Insya Allah –
Karena perjuangan Umat Islam.
Allah kan selamatkan, sejukkan, angkat, dan menangkan Palestina.

Allahu Akbar... Allahu Akbar...

Jumat, 02 Oktober 2015

Ade Irma

Memperingati Hari Kesaktian Pancasila
saya jadi ingat sebuah lagu anak-anak berjudul (kalau tidak salah) Ade Irma

begini liriknya

Betapa kejamnya fitnah melanda
Tiada yang luput dari aniaya
Luka-luka menganga
Darah yang sia-sia
Angkara murka tlah merajalela

Tiga puluh September enam lima
Tujuh pahlawan gugur di persada
Dan seorang gadis manis
Ade Irma tercinta
Korban kebuasan tiada tara

Kami kenang selalu
Kami ingat selalu
Pengorbananmu yang penuh derita
Kami doakan selalu
Walau waktu berlalu
Semoga diterima di sisi-Nya
Semoga diterima di sisi-Nya

Cari-cari MP3 nya gak ada, kalau ada yang mau tahu lagunya kayak gimana...
denger ajah suara saya menyanyikan lagu ini...
dijamin bakal sedih banget denger suara saya...

download Ade Irma

Selasa, 29 September 2015

10 Personifikasi dan Depersonifikasi

oleh: Hari Untung Maulana

Sebagian dari kita tentu sudah sangat paham tentang personifikasi.
yaitu:
        Majas kiasan yang melekatkan sifat-sifat insani pada benda yang tidak bernyawa

misalnya:

1. Istana membantah pernyataan dari pengamat politik
2. Udara pagi menyapaku bersahabat
3. Cinta yang kau miliki adalah cinta yang buta
4. Hujan memandikan tanah lapang belakang sekolah
5. Gunung merapi mengeluarkan kemarahannya
6. Tangannya menari lincah di atas kanvas
7. Sepeda kumbangku sudah mulai tua dan letih
8. Sepatu ini sudah tak bernyawa
9. Lambaian nyiur di pantai melepas kepergianmu
10. Kereta itu tertatih-tatih meninggalkan stasiun

Sedangkan, depersonifikasi adalah kebalikan dari personifikasi
yaitu:
         Majas kiasan yang melekatkan sifat-sifat benda kepada manusia

misalnya:

1. Ia adalah pelabuhan tempatku bersandar.
2. Bungaku yang dulu layu kini tersenyum kembali. (bungaku: pasangan)
3. Engkaulah bulan yang menyinari malamku.
4. Hatiku sangat luas, bagai samudra.
5. Pikiranku tajam perasaannku lembut.
6. Demi menunggu dirinya, hatiku sampai berkarat.
7. Pikirannya melayang, terbang setinggi awan.
8. Saat aku lewat, banyak kumbang yang menyapaku.
9. Dialah singa pada pasir yang sangat terkenal itu.
10. Ia adalah seorang gadis yang sangat rapuh

Padan Kata Berupa Kata Bantu Bilangan (Kata Penggolong)

Padan kata berupa kata bantu bilangan adalah padan kata yang berfungsi untuk kata bantu satuan bilangan atau disebut juga penggolong. misalnya:

1. seorang guru -manusia
2. seekor harimau -hewan
3. setandan pisang -penuh satu tandan


4. sesisir pisang -penuh satu sisir

5. sebutir: telur, permata, kelereng, beras
6. sebuah: mangga, buku, lemari
7. sebiji: kenari, mata,
8. setongkol: jagung
9. seulas: jeruk
10. seruas: tebu, bambu, jari, jahe -ruas: bagian antara buku dengan buku
11. sekuntum: bunga
12. setangkai: bunga
13. sehelai: kain, rambut
14. selembar: seng, papan, triplek, kertas, rambut, benang -penggolong kata benda yang lebar dan tipis dan penggolong kata benda yang panjang
15. setukal: benang -satuan ukuran benang 16 rian atau 1/16 bantal
16. segulung: benang, tali
17. secarik: kertas, surat
18. sebatang: pohon, rokok, bambu,
19. sekaki: payung
20. sepucuk: pedang, surat, senapan, meriam, jarum, pisau -penggolong bilangan bagi benda (yg ujungnya runcing)
21. selaras: bedil, senapan,
22. sebilah: pedang, papan, pisau, keris -penggolong untuk benda yang tipis dan panjang
23. sekeping: uang logam, keramik, papan -kata penggolong bilangan untuk barang yg pipih
24. semata: jarum, panah
25. sekawanan: kera, gajah, domba
26. sekapur: sirih
27: sejemput: tepung, gula pasir 
28. segenggam: kacang, tanah, pasir
29. sesuap: nasi
30. seteguk: air minum
31. sebuku: garam batu -kata penggolong benda berupa bongkahan atau gumpalan kecil (spt garam, gula, tanah, sabun)
32. segumpal: tanah liat, daging
33. sebidang: tanah, sawah
34. sebulir: padi
35. seuntai: kalung, sayuran
36. sepasang: sepatu, manusia