- Mas Mantri Gugat : Ahmad Tohari
- Catatan Pinggir 1, 2, 3, 4 : Gunawan Muhammad
- Bakat Alam dan Intelektualisme - Manusia Terasing di Balik Simbolisme Sitor : Subagyo Sastrawardoyo
- Sugih Tanpa Banda - Mangan Ora Mangan Kumpul : Umar Kayam
- Slilit Sang Kiai - Markesot Bertutur - Opples (Opini Plesetan) : M.H. Ainun Najib
- Potret Seorang Penyair Muda sebagai Si Malinkundang - Seks, Sastra, Kita : Goenawan Mohamad
Tampilkan postingan dengan label Tentang Sastra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tentang Sastra. Tampilkan semua postingan
Jumat, 29 Mei 2015
Kumpulan Essai atau Kolom
Kamis, 28 Mei 2015
Kumpulan Naskah Drama / Skenario Indonesia
- Pak Kanjeng - Keluarga Sakinah - Lautan Jilbab : M.H. Ainun Najib
- Badai Sampai Sore - Nyonya dan Nyonya - Malam Jahanam - Saat untuk Bercinta - Malam Pengantin di Bukit Kera : Motinggo Busye
- Gerr - Anu - Dag Dig Dug - Dor - Aduh - Pabrik - Bila Malam Bertambah Malam - Lautan Bernyanyi: Putu Wijaya
- Kertajaya - Sandyakalaning Majapahit - Manusia Baru : Sanusi Pane
- Opera Kecoa - Opera Bom Waktu - Opera Julini, Opera Binatang, Opera Ikan Asin, Suksesi - Pialang Segitiga Emas - Opera Salah Kaprah : N. Riantiarno
- November 28 - Indonesia Berbisik - Ibunda: Teguh Karya
- Lampu Neon - Sepasang Pengantin - Kasir kita - Umang-Umang - Sondek, Pemuda Pekerja- Sumur Tanpa Dasar - Orkes Madun - Kapai-Kapai - Mega-Mega - Aa Ii Uu : Arifin C. Noer
- Mekar Melati - Mutiara dari Nusa Laut - Sedih dan Gembira - Citra - Liburan Seniman: Usmar Ismail
- Taufan di Atas Asia: El Hakim / Dokter Abu Hanifah
- Surat untuk Bidadari - Anak Seribu Pulau: Garin Nugroho
- Bulan Bujur Sangkar - Petang di Taman - RT 0 RW 0: Iwan Simatupang
- Bebassari: Rustam Effendy
- Jiwa Seragam: A.A. Panji Tisna
- Kalau Dewi Tara Sudah Berkata - Ken Arok dan Ken Dedes: Muhammad Yamin
- Dokter Bisama - Kejahatan Membalas Dendam - Jibaku Aceh - Keluarga Surono : Idrus
- Suling - Bunga Rumah Makan -Awal dan Mira - Manusia Iseng - Sayang Ada Orang Lain - Sangkuriang Dayang Sumbi - Di Langit Ada Bintang - Selamat Jalan Anak Kufur - Di Muka Kaca - Saat yang Genting - Manusia Kota - Segumpal Daging Bernyawa - Tak Pernah Menjadi Tua - Si Kampeng: Utuy Taat Sontani
- Bentrokan dalam Asrama - Pak Dullah in Extremis: Achdiat K. Mihardja
- Jalan Mutiara : Sitor Situmorang
- Kembali kepada Fithrah - Hitam Atas Putih : Muhammad Ali
- Titik-Titik Hitam - Sekelumit Nyanyian Sunda - Jembatan Gondolayu : Nasjah Djamin
- Orang-orang di Tikungan Jalan - Kereta Kencana: W.S. Rendra
- Domba-Domba Revolusi - Tak Terpatahkan - Lima Drama : B. Soelarto
- Pangeran Geusan Ulun - Pangeran Sunten Jaya - Ben Go Tun - Serikat Kacamata Hitam - Sebuah Rumah di Argentina - Sang Prabu - Kerajaan Burung : Saini K.M.
- Obrok Owok-owok, Ebreg Ewek Ewek - Bel Geduwel Beh : Danarto
- Rumput-Rumput Danau Bento - Tidak Ada Waktu bagi Nyonya Fatma, Barda, dan Cartas - Topeng Kayu : Kuntowijoyo
- Penantang Tuhan - Bayiku yang Pertama - Sang Pangeran - Arswendo Atmowiloto
Kumpulan Cerpen Indonesia
- Seribu Kunang-Kunang di Manhattan - Sri Sumarah : Umar Kayam
- Teman Duduk - Pengalaman Masa Kecil: Muhammad Kasim
- Rasa Sayange - tiga Kota - Hujan Kepagian: Nugroho Notosusanto
- Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma - Dengan Mata Terbuka - Dua Episode Masa Kecil: Idrus
- Robohnya Surau Kami: A.A. Navis
- Gres - Byar Pet : Putu Wijaya
- Godlob - Adam Makrifat - Berhala : Danarto
- Tegak Lurus dengan Langit: Iwan Simatupang
- Buku Harian Seorang Penganggur: Muhammad Ali
- Kasidah Barjanji - Selamatan Anak Cucu Sulaiman - Ia Sudah Bertualang: W.S. Rendra
- Si Jamal dan Cerita Lain-lain - Bromocorah - Kuli Kontrak - Perempuan : Mochtar Lubis
- Danau Toba - Pertempuran dan Salju di Paris - Pangeran : Sitor Situmorang
- Di dalam Lembah Kehidupan - Cermin Kehidupan : HAMKA
- Dari Suatu Masa Dari Suatu Tempat : Asrul Sani
- Kranji Bekas Jatuh - Percikan Revolusi - Subuh - Cerita dari Blora - Cerita dari Jakarta : Pramudya Ananta Toer
- Keretakan dan Ketegangan - Pembunuh dan Anjing Hitam : Achdiat K. Mihardja
- Kejantanan di Sumbing : Subagyo Sastrowardoyo
- Dua Dunia - Segi dan Garis - Tuileries : N.H. Dini
- Tahun-Tahun Kematian - Di Tengah Keluarga : Ajib Rosidi
Kumpulan Novel/Roman Indonesia
- Salah Asuhan - Suropati - Robert Anak Suropati - Pertemuan Jodoh: Abdul Muis
- Salah Pilih - Karena Mentua - Apalah Dayaku karena Aku Perempuan : Nur Sutan Iskandar
- Manusia Kamar - Penembak Misterius : Seno Gumirat Ajidarma
- Kalau Tak Untung - Pengaruh Keadaan : Selasih/Mariamin
- Dian nan Tak Kunjung Padam - Anak Perawan di Sarang Penyamun - Layar Terkembang : Sutan Takdir Alisjahbana
- Harimau-Harimau - Tanah Gersang: Mochtar Lubis
- Kubah - Di Kaki Bukit Cibalak - bekisar Merah - Ronggeng Dukuh Paruk - Jentara Bianglala - Lintang Kemukus Dini Hari: Ahmad Tohari
- Hati yang Damai - Keberangkatan - Sekayu - Sebuah Lorong di Kotaku - Pertemuan Dua Hati - Orang-orang Tran - Tirai Menurun - Pada Sebuah Kapal - La Barka - Namaku Hiroko : N.H. Dini
- Kering - Merahnya Merah - Ziarah - Koong : Iwan Simatupang
- Jangan Ambil Nyawaku - Langit Hitam di Atas Ambarawa: Titie Said
- Orang-Orang Bloomington - Olenka - Rafilus - Ny. Talis: Budi Darma
- Karmila - Badai Pasti Berlalu - Saga Merah : Marga T.
- Menunggu Beduk Berbunyi - Di Bawah Lindungan Ka'bah - Tenggelamnya Kapal Van der Wick: HAMKA
- Gerakan Punakawan atawa Arus Bawah: M.H. Ainun Najib
- Perempuan-perempuan Impian - Debu-Debu Kalbu - Damai Dalam Badai - Rindu Ibu adalah Rinduku : Motenggo Boesye
- Royan Revolusi - Keluarga Permana - Kemelut Hidup - Ladang Perminus : Ramadhan K.H.
- Maut dan Cinta - Jalan Tak ada Ujung - Tak Ada Esok : Mochtar Lubis
- Sunyi Nirmala - Frustasi Puncak Gunung - Cintaku di Kampus Biru - Kugapai Cintaku - Terminal Cinta Terakhir : Ashadi Siregar
- Kalah dan Menang - Grota Azura : Sutan Takdir Alisjahbana
- Kabut Sutra Ungu - Kemilau Kemuning Senja: Ike Supomo
- Senu Infinita Kembar - Madu Prahara : Motinggo Busye
- Belenggu : Armijn Pane
- Telegram - Stasiun - Pabrik - Sobat - Lho - Pol - Kroco: Putu Wijaya
- Gita Cinta dari SMA - Puspa Indah Taman Hati : Eddy D. Iskandar
- Bumi Manusia - Anak Semua Bangsa - Jejak Langkah - Rumah Kaca: Pramudya Ananta Toer
- Azab dan Sengsara: Merari Siregar
- Sengsara Membawa Nikmat: Tulis Sutan Sati
- Asmaraloka : Danarto
- Mencoba Tidak Menyerah - Arjuna Mencari Cinta - Arjuna Mencari Cinta Part 2 - Arjuna Wiwahahaha : Yudhistira A.N.M Massardi
- Kemarau - Gerhana : M. Effendi
- Saman : Ayu Utami
- Ibu Kita Raminten : Muhammad Ali
- Hulubalang Raja - Katak Hendak Jadi Lembu : Nur Sutan Iskandar
- Atheis - Bentrokan di Arama: Achdiat Kartamihardja
- Rara Mendut - Lusi Lindri -Genduk Duku : Y.B. Mangunwijaya
Kumpulan Antologi Puisi Indonesia
ANTOLOGI PUISI
- Nyanyi Sunyi - Buah Rindu - Setanggi Timur : Amir Hamzah
- Kerikil Tajam - Yang Terempas dan Yang Putus : Chairil Anwar
- 99 untuk Tuhanku - Cahaya Maha Cahaya - Syair Lautan Jilbab - Sajak Sepanjang Malam - Syair-Syair Asmaul Husna - Seribu Masjid Satu Jumlahnya - Sesobek Buku Harian Indonesia : M.H. Ainun Najib
- Tebaran Mega - Lagu Pemacu Ombak : Sutan Takdir Alisjahbana
- Rindu Dendam : J.E. Tatengkeng
- Percikan Permenungan : R. Effendy
- O Amuk Kapak : Sutardji Calzoum Bachri
- Balada Orang-Orang Tercinta - Sajak-Sajak Sepatu Tua - Orang-orang Rangkasbitung - Potret Pembangunan dalam Puisi - Disebabkan oleh Angin: W.S. Rendra
- Rudi Jalak Gigat - Sajak Sikat Gigi - Omong Kosong: Yudhistira Ardi Nugroho
- Sajak Ladang Jagung - Tirani - Benteng: Taufik Ismail
- Ohoi - Puisi-Puisi Balsem - Tadarus - Pahlawan dan Tikus : K.H. Ahmad Mustofa Bisri
- Surat Kertas HIjau - Peta Perjalanan - Dinding Waktu : Sitor Situmorang
- Puspa Mega - Madah Kelana: Sanusi Pane
- Gamelan Jiwa: Armijn Pane
- Aurora Para Aulia: Motinggo Busye
- Pariksit - Interlude - Asmaradahana : Gunawan Muhammad
- Suara - Etsa : Toto Sudartho Bachtiar
- Jeram - Ular dan Kabut: Ayip Rosidi
- Bangsat - Sang Darmanto - Ki Blakasuta Blabla - Golf untuk Rakyat: Darmanto Jatman
- Senyum Karyamin: Ahmad Tohari
- Simphoni - Daerah Perbatasan - Keroncong Motenggo: Subagyo Sastrowardojo
- Sembahyang Rumputan : Achmadun Yosi Herfanda
- Buku Puisi: Hartoyo Andangjaya
Langganan:
Postingan (Atom)