Sabtu, 17 September 2016

Pergeseran Makna: 7 Contoh Kata Menyempit (Spesialisasi) dan kalimatnya

oleh: Hari Untung Maulana

Cara bacanya.... : Makna dahulu --> makna menyempit

1. madrasah
sekolah --> sekolah Islam
Catatan: Asal kata madrasah dari bahasa Arab. Artinya adalah sekolah
di Arab sana, sekolah negeri, sekolah swasta, sekolah kristen (kalau ada)... disebut sebagai madrasah.
jadi madrasah adalah kata umum yang artinya sekolah.
Namun, ketika diserap dalam bahasa Indonesia madrasah berarti

  1. n sekolah atau perguruan (biasanya yang berdasarkan agama Islam)
Jadi, terlihat di sini, kata madrasah mengalami penyempitan makna.
contoh kalimat:

1. Makna awal:
Teman kami yang beragama Kristen itu akan berangkat ke madrasah pagi-pagi benar untuk berdoa.

2. Makna yang bergeser:
Kakakku bersekolah di Madrasah Aliyah Musa Harun di Yogyakarta

2. Freeman / preman

orang merdeka /  --> penjahat

Catatan: Kata preman diadaptasi dari kata freeman (bahasa Inggris) yaitu orang yang tidak terikat aturan (biasanya adalah seorang kaya yang tidak terikat pekerjaan, atau malah orang yang pengangguran) / wiraswasta yang tidak terikat gaji, waktu, dll.

Namun, begitu diadaptasi dalam bahasa Indonesia menjadi kata preman... makna yang muncul saat ini adalah

n cak sebutan kepada orang jahat (penodong, perampok, pemeras, dsb)

Jadi terlihat di sini, kata freeman (preman) mengalami penyempitan makna

contoh kalimat:
1. Makna awal:
Saya adalah seorang freeman... yang tidak terikat dengan aturan manapun

2. Makna yang bergeser:
Hati-hati, di sana banyak preman yang sering memeras pejalan kaki.


3. Pendeta

Dalam KBBI tertulis

pendeta /pen-dé-ta/

  1. n orang pandai
  2. n pertapa (dalam cerita-cerita lama)
  3. n pemuka atau pemimpin agama atau jemaah (dalam agama Hindu atau Protestan); rohaniwan; guru agama
Kata pendeta berasal dari bahasa Sanskerta yaitu 'pandita' (baca: pandito) yang dalam sanskerta berarti orang yang arif bijaksana.

Makna dahulu sangat luas. semua orang yang arif bijaksana disebut pandito
namun, ketika kata pandito diserap dalam bahasa Indonesia menjadi pendeta
kata tersebut mengalami penyempitan makna menjadi

pemuka agama Hindu atau Protestan


4. Pembantu

Berdasarkan bentukannya... kata pembantu adalah kata dasar 'bantu' mendapatkan imbuhan 'pem' yang berarti 'orang yang mem'

Jadi kata pembantu seharusnya bermakna 'orang yang membantu'
siapapun itu, apapun jenis bantuannya, dan bagaimana pun caranya

INGAT KALIMAT INI

1. Selaku pembantu presiden, para menteri haruslah selalu berkoordinasi dengan presiden.
2. Hari ini kami akan beraudiensi dengan Pembantu Rektor 1.
3. Kakakku menjadi pemeran pembantu dalam film di Amerika

Kata pembantu dalam tiga kalimat di atas, bermakna dasar 'orang yang membantu'

sehingga, kata 'pembantu' sesungguhnya bermakna umum.

Namun, dalam kenyataan sehari-hari
ketika ada yang mengatakan 'pembantu', maka persepsi yang timbul adalah
PRT (Pembantu Rumah Tangga)

Bahkan, ketika misalnya Pak Presiden mengatakan

"Saya akan menghajikan pembantu-pembantu saya"

Maka, persepsi yang timbul adalah pembantu beliau di rumah
padahal yang dimaksud oleh beliau adalah para menterinya.

Oleh sebab itu, kata 'pembantu' mengalami penyempetin makna


5. Penulis
Serupa dengan bentukan kata 'pembantu'
kata 'penulis' bermakna 'orang yang menulis'

Jadi, sesungguhnya, siapapun orangnya, jika menuliskan sesuatu ... maka dialah penulis

misalnya,

Tadi saya lihat tembok itu ditulisi, siapa penulisnya?
Raden Ajeng Kartini adalah penulis surat-surat untuk sahabat yang akhirnya dibuat menjadi buku,                  "Habis Gelap Terbitlah Terang."

Namun, saat ini, ketika kita berbicara tentang penulis,
maka kata penulis' diasumsikan sebagai orang berprofesi sebagai penulis buku yang dicetak.

oleh sebab itu, kata'penulis' dianggap mengalami pergeseran makna menyempit

6. Pelayan

Kalimat :
1. Polisi adalah pelayan masyarakat
2. Sebagai Presiden, Anda seharusnya menjadi pelayan bagi rakyat Indonesia bukan malah minta dilayani.

Dari sisi pembentukan kata
pelayan bermakna orang yang melayani
siapapun dia dan siapapun yang dilayani

pe = orang yang ...

Namun, jika mendengar kata pelayan, saat ini pikiran kita langsung terju pada pelayan restoran, atau bahkan mungkin pada pelayan di hotel.

oleh sebab itu, kata 'pelayan' mengalami penyemitan makna

7. Bau
Jika membaca kamus, maka kata bau bermakna

bau1 n apa yang dapat ditangkap oleh indra pencium (seperti anyir, harum, busuk)

melihat makna tersebut, berarti semua bau-bauan baik harum, sedap, busuk, ataupun anyir tetap disebut bau-bauan..

Namun, saat ini, dalam penggunaan sehari-hari, kata bau selalu berkonotasi dengan busuk/anyir/yang tidak enak.

sehingga kini, kata bau mengalami penyempitan makna

Selasa, 06 September 2016

Kesalahan-Kesalahan dalam Upacara Bendera Hari Senin di Sekolah (bag 1)

oleh: Hari Untung Maulana

Sebagai bentuk nasionalisme dan patriotisme kita pada tanah air Indonesia
Maka institusi sekolah diwajibkan untuk menggelar kegiatan upacara bendera
setiap hari Senin.

Beberapa sekolah ada yang mengkhususkan petugas upacara adalah mereka yang tergabung dalam ekskul paskibra di sekolah.
Namun, beberapa sekolah yang lain menggilir petugas upacara dari kelas ke kelas
Jika petugasnya anak-anak paskib sih, bisa jadi mereka sudah dibekali cara menjadi petugas upacara dengan baik
Tetapi jika petugasnya bergilir, pada beberapa waktu, bisa jadi mereka tidak mengetahui bagimana menjadi petugas upacara yang baik dan benar.

Inilah beberapa kesalahan yang kerap terjadi saat pelaksanaan upacara bendera di sekolah

Lagu Mengheningkan Cipta

Frasa mengheningkan cipta adalah satu frasa yang terdiri atas dua kata,
yaitu 'mengheningkan' dan 'cipta'.

'mengheningkan' berarti membuat jadi hening...
                             atau membuat jadi tidak ada suaranya... atau diam-diam saja.

'cipta' adalah buah karya manusia yang bermanfaat, indah, baik, dan penuh keikhlasan sebagai makhluk sosial.

Jadi, 'mengheningkan cipta' maksudnya ...
kita diharapkan mampu berbuat yang terbaik untuk agama, bangsa, negara, dan lingkungan sekitar. Namun juga harapannya diam-diam saja tidak banyak kesombongan,
tidak koar-koar, atau tidak membicarakan dengan congkak hasil perbuatan kita

Nah, dalam kegiatan mengheningkan cipta ini, kita juga harus menciptakan hening, yaitu dilakukan dalam ketenangan.

Apa yang dilakukan peserta ketika kegiatan mengheningkan cipta?

Bagi Umat Islam....BUKAN BERDOA...INGAT... BUKAN BERDOA...

Tetapi menundukkan kepala dan mengingat jasa para pahlawan...
kita bisa membayangkan seandainya Indonesia masih perang,
                                               apa aku bisa sekolah yak... ??

bayangkan, bagaimana kerasnya dan kuatnya para santri dan ulama merebut kemerdekaan...

bayangkan kalau Indonesia dijajah seperti Palestina... pasti upacara dibubarkan oleh Israel.

KARENA DALAM ISLAM TIDAK ADA SYARIAT BERDOA 
SAMBIL DIIRINGI LAGU-LAGUAN.

Kesalahan yang lain adalah di liriknya,
ini beberapa kesalahan yang pernah saya dengar

ups, sebenarnya maksud kesalahan di sini adalah kesalahan menurut saya...
karena saya juga tidak pernah melihat naskah aslinya...
ini cuma berdasarkan bacaan beberapa refrensi dan hasil pembelajaran
bersama guru kesenian saya di sekolah dahulu.

Dengan seluruh angkasa raya memuji pahlawan negara.
seharusnya

Dengar seluruh angkasa raya memuja pahlawan negara.
alasan

Dalam lagu tersebut... kata 'memuja' lebih berima dengan kata 'negara'
lagi pula dahulu saya pernah dengar alasan mengganti memuja dengan memuji adalah karena memuja itu hanya untuk tuhan/dewa-dewa.. sehingga seharusnya memuji yang untuk manusia
padahal, kita juga sering dengar istilah pujaan hati,

setelah saya cari di KBBI... ternyata BENAAAAAARRR...
memuja itu artinya

puja » memuja /me-mu-ja/

  1. v menghormati dewa-dewa dsb dengan membakar dupa, membaca mantra, dsb
  2. v memuja-muja
  3. v menjadikan sesuatu dengan mantra: ia ~ anak yang tidak tahu budi itu hingga menjadi batu

Nah, kalaupun ternyata pencipta lagu salah memilih kata, seharusnya yang mengganti adalah pencipta lagunya... bukan kita kan?

Kata ''dengan'' tidak cocok jika dikaitkan dengan kegiatan memuja atau memuji

kata 'memuja' dan 'memuji' adalah kata yang berhubungan dengan pendengaran atau pembacaan.
kata itu adalah kata yang diucapkan atau dituliskan

kalau jadi : Baca seluruh angkasa raya memuja... kan enggak bagus juga ya..

demikian juga dengan kata kalimat "Dengan seluruh angkasa raya memuja.." Kok dengan?
jadi yang benar (menurut saya) adalah

 "DENGAR SELURUH ANGKASA RAYA MEMUJA PAHLAWAN NEGARA."

Kesalahan lain...

saya pernah dengar loh... ada yang nyanyi

                          Yang gugur Remaja, di ribaan bendera bela nusa bangsa

Laaaahh... kok pakai kata 'yang'... jadinya yang gugur anak remaja dong?

maksud kata remaja di sini adalah para pahlawan itu banyak yang meninggal di usia muda.. tetapi bukan remaja juga kan...

yang benar (menurut saya) adalah:

                         NAN GUGUR REMAJA DI RIBAAN BENDERA, BELA NUSA BANGSA

Ada juga lho, yang berpendapat bahwa kata bendera di atas itu salah, seharusnya Bunda...

Jadi menurut pendapat tersebut, liriknya adalah

                         NAN GUGUR REMAJA DI RIBAAN BUNDA. BELA NUSA BANGSA

Nah, kalo yang ini nyerah deh... kalo search di google, kebanyakan sih memang 'bendera' bukan 'bunda'.

Minggu, 04 September 2016

HILANG SEMUA TEMAN-TEMAN.... MAAF

oleh: Hari Untung Maulana

Maaf ya, semua l.ink donwloadnya hilang (baca:dihilangkan / dilenyapkan)
oleh Ziddu..

saya orang awam,
pas buka Ziddu, ada salam sayang dari Ziddu buat saya
 



Saya tidak tahu kesalahan saya apa..

Tapi karena saya orang yang tegar
Saya akan mulai dari awal

memperbaiki link dengan storage hosting yang lain
satu-satu
demi teman-teman semua

Bismillah...

Kamis, 01 September 2016

Sopan Santun: SMS Dosen

oleh: Hari Untung Maulana

tulis deh di browser kamu

"SMS mahasiswa ke Dosen"

Hadeeeeh... kebanyakan yang keluar adalah contoh-contoh SMS yang kagak bener,
kurang sopan dan seperti yang enggak tahu tata krama

Teruuuuusssss....

SMS yang sopan tuh yang kayak gimaneeee?

guampang... ini kriterianya sms sopan

1. Lihat waktu kalo mo SMS ya bro sist. Maksimal pukul 20.00 lah... itu juga teteup mesti pake kata maaf.

2. Gunakan bahasa Indonesia yang baik... dosen-dosen kita hari ini adalah dosen-dosen yang besar di zaman surat menyurat... bukan sms-an. Tau kan? zaman dulu tuh, dosen kita selalu menggunakan bahasa yang baik dan benar. Kagak ada yang disingkat-singkat kea zaman sekarang.... mau sms tapi gak mau buang pulsa. JANGAN DISINGKAT, JANGAN MENGGUNAKAN EMOTICON, JANGAN MENGGUNAKAN ANGKA-ANGAK SEBAGAI KATA ULANG.

3. Awali dengan salam ya bro sist... Assalamu 'alaikum wr.wb. buat yang muslim... atau yang umum aja juga gapapa... 'selamat siang' getho

4. Perkenalkan dirimu. Dikata tu dosen tahu nomor teleponmu... muangkanya, sebelon nuli mo ngapain... kenalian dulu dong.

5. Jangan bertele-tele, jangan merayu-rayu, jangan melas-melas... langsung tuliskan keperluan bro sist... singkat padat.

6. Obral kata maaf, gapapa lah... secara gitu lhuoch, kamu kan udah ngeganggu tu dosen. Selain juga sih untuk menunjukkan bahwa kamu respect dan hormat sama dosen

7. Jangan lupa say "terima kasih"... you pasti masih lebih muda kan dari dosen you. ucapan terima kasih menunjukkan bahwa kamu bersyukur dosen you masih mo ngejawab sms you.


okeh... inilah beberapa contohnya:

1. Mo Bimbingan Skripsi

Assalamu 'alaikum wr.wb.
Maaf Pak Didi,
Saya Hari Untung Maulana
Mahasiswa bimbingan skripsi bapak
Mohon maaf kalay saya belum pernah bimbingan dengan Bapak
Jika Bapak ada waktu
saya sangat berharap hari ini saya dapat bimbingan dari Bapak
Kemungkinan, kapan dan dimana saya dapat menemui Bapak
Terima kasih sebelumnya Pak
Assalamu 'alaikum wr.wb

2. Mo Protes Nilai
Selamat Siang Ibu Dina
Saya Farhan mahasiswa Ibu di Pascasarjana UNX
Saya ingin berdiskusi dengan ibu
mengenai nilai saya yang baru keluar.
Pada mata kuliah ibu, Statistika, saya mendapat nilai D
Saya sangat berharap ibu dapat menjelaskan pada saya
hal-hal apa saja yang membuat nilai saya kurang
agar saya dapat memperbaikinya
Kira-kira, kapan dan dimana saya bisa bertemu ibu.
terima kasih sebelumnya Ibu Dina
Selamat Siang.

(catatan: protesnya ntar ajah kalo udah ketemu. protes lewat diskusi boleh, asal kamu bawa bukti-bukti pendukung pendapatmu)

3. Mo Nanya Tugas (kamunya enggak ngerti maksud tugasnya)

Selamat malam Pak Amir
Saya Rahman Ketua Tingkat 3 Bahasa Indonesia
Maaf menggangu, malam-malam sms.
Saya sedang mengerjakan tugas bapak tentang Filsafat Ilmu.
Di awal tertulis kami harus membuat makalah Filsafat Pendidikan
Namun diperintah terakhir tertulis "Kumpulkan via email dengan nama "Makalah Filsafat Sosial"
Maaf Pak, yang harus dibuat yang mana ya Pak
Terima kasih atas jawabannya.
Akan saya share ke teman-teman.
Selamat Malam

4. Menanyakan garapan skripsi yang udah seminggu di tangan dosen
Assalamu 'alaikum wr.wb.
Maaf Bapak, saya Caca Maricha Hei Hei
mahasiswi Bapak di Semester 3 Program Sejarah
Alhamdulillah seminggu lalu Bapak membimbing saya pada konsultasi skripsi.
Saat itu Bapak meminta saya meninggalkan satu bendel penelitian skripsi saya pada Bapak untuk bapak pelajari dan beri catatan.
Maaf Pak, kira-kira kapan saya bisa ketemu Bapak untuk mengambil skripsi saya tersebut.
Sebelumnya terima kasih atas bimbingan Bapak
Wassalamu 'alaikum wr.wb.

5. Mengingatkan dosen untuk mengajar

Assalamu 'alaikum wr,wb.
Mohon maaf Professor Didin
Saya Sukma Kating smt 2 pascasarjana
Sekadar mengingatkan Professor.
Saat ini kami menunggu Professor untuk perkuliahan di ruang 306.
Mohon arahan sebelum Professorsampai kelas
apa yang harus kami lakukan Professor
Terima kasih
Wassalamu  a'alaikum wr.wb.


Minggu, 14 Agustus 2016

Perumpaan Tentang Cinta

dikumpulkan oleh: Hari Untung Maulana
dari berbagai sumber

1. Cinta bagaikan hukuman mati
kalau enggak ditembak ya digantung

2. Cinta bagaikan kentut
ditahan terus sakit dikeluarin malu

3. Cinta bagaikan senar gitar
Kalau tidak mau putus, ya jangan dimainin

4. Cinta bagaikan bola basket
Walau sering terpantul-pantul, tetapi masuk juga ke ring (cincin) jodoh kita

5. Cinta bagaikan angkot
Kalo jalannya gak bener, bisa ada kecelakaan

6. Cinta bagaikan kereta api
Makin jauh perjalanan, biayanya makin mahal

7. Cinta bagaikan BAB
Semua pernah mengalaminya