Sudah beberapa hari ini saya bernostalgia masa kecil dengan membaca komik kungfu boy
Tokoh utamanya si Chinmi dari Kuil Dairin
Penulisnya: Takeshi Maekawa
Kalau dulunya bacanya dari buku sekarang bacanya via pdf reader
Sambil bernostalgia, saya menghayati beberapa dialog antartokoh yang terdapat dalam komik
Dulu sih baca-baca ajah...
Beberapa hikmah kehidupan yang terpapar membentang di komik tersebut hanya terbaca sambil lalu.
diberikan dari guru ke muridnya, disampaikan dari musuh, sahabat, bahkan orang tak dikenal oleh tokoh.
Disampaikan ketika berlatih, bertarung, mempertahankan kehormatan, atau membela yang lemah.
Saya ingin berbaginya dengan Anda.
============================ Kungfu Boy ============================
Mulai dari
EPISODE 1
Awal Chinmi menjadi murid di Kuil Dairin dia harus menghadapi tes awal untuk mengetahui kemampuan dasarnya. Tes yang diberikan adalah: Membelah Bulan Menjadi Dua.
berbagai cara dipikirkan dan dicoba oleh Chinmi...
Dalam proses pencarian cara, Chinmi merenung... berpikir... bertindak... gagal...mencoba lagi...mencoba lagi...sampai akhirnya dia bisa membelah bulan.
Pelajaran yang diambil adalah tentang kegigihan. Siap dan berani mencoba tantangan. Serta selalu berusaha sebelum merasa berhasil.
Dilain kesempatan, Chinmi berhasil mengalahkan Jintan. Padahal Jintan yang lebih dahulu bergabung dengan Kuil Dairin, merasa akan memenangkan pertandingan dengan Chinmi. Karena kalah Jintan sangat sedih. Namun Guru Besar berhasil menguatkan Jintan dengan dialog yang dibangun
Guru Besar : Jintan, kamu tahu mengapa kamu kalah?
Jintan : Mungkin kekuatanku lebih kecil dari Chinmi
Guru Besar : Kekuatan... Kalau begitu kutanya kepada kalian berdua, untuk apa kalian berkungfu?
Jintan : Untuk menjadi kuat
Guru Besar : Mmmm... Kalau Chinmi bagaimana?
Chinmi : Untuk apa ya?... Mungkin karena aku menghayatinya sih...
Guru besar : Huahahaha... begitu saja... Dengarkan... Sang Buddha pernah menyebut begini, "Yang mengetahui dikalahkan oleh yang menyukai. Yang menyukai dikalahkan oleh yang menghayati". Tahu tidak maksudnya?
Chinmi dan Jintan : (berpikir dan terdiam)
Guru besar : Maksudnya begini... Walaupun seorang manusia mengetahui sesuatu, dia tidak dapat melebihi orang yang menyenangi akan hal tersebut. Sedangkan orang yang menyenangi hal tersebut, juga tidak mungkin melebihi orang yang menghayati sesuatu tersebut. Begitu juga kungfu, akan bertambah maju jika dinikmati.
Dari dialog itulah Jintan paham, bahwa segala sesuatu harus dilakukan dengan senang dan penuh penghayatan
=============================== PESAN MORAL ======================
Dalam bekerja, belajar, berumah tangga, dan sebaginya...
tidak cukup hanya mengandalkan teori
tetapi juga harus menikmati dan menghayati.
Rabu, 06 Mei 2015
Jumat, 01 Mei 2015
Belajar Majas Personifikasi
Dimodifikasi dari buku Pengajaran Gaya Bahasa karya Prof. DR. Henry Guntur Tarigan
Personifikasi berasal dari bahasa latin Persona (orang, pelaku, aktor) / person (manusia - Inggris)
Personifikasi = memanusiakan
Apa yang dimanusiakan?? Benda mati.
Contoh kalimat personifikasi
Download file wordnya di sini
Personifikasi berasal dari bahasa latin Persona (orang, pelaku, aktor) / person (manusia - Inggris)
Personifikasi = memanusiakan
Apa yang dimanusiakan?? Benda mati.
Contoh kalimat personifikasi
- Hujan memandikan tetanaman
- Mentari mencubit wajahku
- Pepohonan tersenyum riang
- Tugas menantikan kita
- Kucingmu merindukan elusanmu
- Margasatwa berpesta pora
- Murai bernyanyi menanti mentari
- Candra kemalu-maluan mengintip dari balik awan
- Bunga melati menghamburkan semerbak wangi
- Bunga ros menjaga diri dengan duri
- Kasur empuk membuai bayi itu
- Banjir berang menumpas segala
- Cerita dongengku menidurkan dikau
- Pengalamannya mengajak kita tahan menderita
- Penelitiannya melahirkan gagasan baru
Download file wordnya di sini
Kamis, 30 April 2015
Contoh Majas Metafora
Saya rangkum dan modif dari buku Pengajaran Gaya Bahasa karya Prof. DR. Henry Guntur Tarigan
Metafora adalah perbandingan atau perumpaan yang ditulis secara langsung
Langsung = TANPA KATA-KATA : SEPERTI, IBARAT5, BAK, UMPAMA, DLL.
Jadi, majas metafora langsung disisipkan dalam kalimat menjadi subjek, predikat, objek, atau keterangan.
misalnya:
1. Nani jinak-jinak merpati
--- frasa 'jinak-jinak merpati' langsung disematkan dengan 'Nani'.
Bukan --- Nanik bagaikan jinak-jinak merpati
2. Aku terus memburu untung
--- frasa 'memburu untung' langsung disematkan dengan 'Aku'
Bukan --- Aku seperti terus memburu untung
Kita ujikan ya..
Download file word metafora di sini
Metafora adalah perbandingan atau perumpaan yang ditulis secara langsung
Langsung = TANPA KATA-KATA : SEPERTI, IBARAT5, BAK, UMPAMA, DLL.
Jadi, majas metafora langsung disisipkan dalam kalimat menjadi subjek, predikat, objek, atau keterangan.
misalnya:
1. Nani jinak-jinak merpati
--- frasa 'jinak-jinak merpati' langsung disematkan dengan 'Nani'.
Bukan --- Nanik bagaikan jinak-jinak merpati
2. Aku terus memburu untung
--- frasa 'memburu untung' langsung disematkan dengan 'Aku'
Bukan --- Aku seperti terus memburu untung
Kita ujikan ya..
Download file word metafora di sini
Contoh Majas Perumpamaan
Perumpamaan sering digunakan dalam karya sastra
Namun ternyata, masih tidak familiar ditelinga para siswa SMP
apalagi sekarang sudah tidak ada materi tentang majas.
Yuk, guru yang suka sastra
sesekali kita perkenalkan siswa kita dengan kata-kata perumpamaan
atau guru yang membina ekskul sastra... ini sedikit media latihan
Saya ringkas dari bukunyaProf. DR. Henry Guntur Tarigan
"Pengajaran Gaya Bahasa"
Kata kunci perumpamaan
seperti - ibarat - bak - sebagai - umpama - laksana - penaka - serupa
CONTOH
seperti air dengan minyak
ibarat mengejar bayangan
bak cacing kepanasa
sebagai anjing dengan kucing
umpama memadu minyak dengan air
laksana bulan kesiangan
penaka malam tiada berbintang
serupa perahu tiada berawak
download file wordnya: di sini
Jika sudah menguasai ujian di atas.... bolehlah kita coba ujian yang di bawah ini
Download File Word tugas ke dua: di sini
Namun ternyata, masih tidak familiar ditelinga para siswa SMP
apalagi sekarang sudah tidak ada materi tentang majas.
Yuk, guru yang suka sastra
sesekali kita perkenalkan siswa kita dengan kata-kata perumpamaan
atau guru yang membina ekskul sastra... ini sedikit media latihan
Saya ringkas dari bukunyaProf. DR. Henry Guntur Tarigan
"Pengajaran Gaya Bahasa"
Kata kunci perumpamaan
seperti - ibarat - bak - sebagai - umpama - laksana - penaka - serupa
CONTOH
seperti air dengan minyak
ibarat mengejar bayangan
bak cacing kepanasa
sebagai anjing dengan kucing
umpama memadu minyak dengan air
laksana bulan kesiangan
penaka malam tiada berbintang
serupa perahu tiada berawak
download file wordnya: di sini
Jika sudah menguasai ujian di atas.... bolehlah kita coba ujian yang di bawah ini
Download File Word tugas ke dua: di sini
Rabu, 29 April 2015
Kata Sapaan dalam Bahasa Indonesia
Oleh: Hari Untung Maulana
Dalam bahasa Indonesia, kita mengenal ada bentuk kata sapaan.
Kata sapaan adalaha, kata yang digunakan oleh menyapa atau menegur orang lain yang kita ajak bicara (orang kedua) atau untuk menggantikan sebutan nama orang ketiga
CATATAN PENTING:
Penulisan kata sapaan harus diawali dengan huruf kapital
Contoh kata sapaan yang kerap digunakan oleh penutur bahasa Indonesia adalah
Nama diri: Harun, Niken, Farhan, Furqon
Contoh kalimat:
Contoh kalimat:
misalnya:
Saya memiliki seorang adik yang masih duduk di bangku sekolah dasar (bukan kata sapaan)
Saya tidak percaya kalau Adik yang kemarin mengalahkan kakakku (kata sapaan)
Gelar kepangkatan, profesi, atau jabatan seperti kapten, profesor, dokter, ketua, lurah, atau camat.
Contoh kalimat:
Contoh kalimat:
Contoh kalimat:
Contoh kalimat:
Dalam bahasa Indonesia, kita mengenal ada bentuk kata sapaan.
Kata sapaan adalaha, kata yang digunakan oleh menyapa atau menegur orang lain yang kita ajak bicara (orang kedua) atau untuk menggantikan sebutan nama orang ketiga
CATATAN PENTING:
Penulisan kata sapaan harus diawali dengan huruf kapital
Contoh kata sapaan yang kerap digunakan oleh penutur bahasa Indonesia adalah
Nama diri: Harun, Niken, Farhan, Furqon
Contoh kalimat:
- Apakah Harun sudah mengerjakan tugas yang diberikan dosen? (orang kedua)
- Kemarin saya bertemu Bu Niken di Masjid Al Khairiyah (Orang ketiga)
Contoh kalimat:
- Saya berharap Bapak bersedia mengisi seminar di sekolah kami
- Apakah Paman yang kemarin membeli rumah saya?
misalnya:
Saya memiliki seorang adik yang masih duduk di bangku sekolah dasar (bukan kata sapaan)
Saya tidak percaya kalau Adik yang kemarin mengalahkan kakakku (kata sapaan)
Gelar kepangkatan, profesi, atau jabatan seperti kapten, profesor, dokter, ketua, lurah, atau camat.
Contoh kalimat:
- Bukankah, Profesor harus mengajar hari ini? (orang kedua)
- Saya harus bertemu dengan Pak Lurah saat ini juga! (orang ketiga)
Contoh kalimat:
- Hai Botak, lawanlah dia kalau kau berani!
- Selamat pagi Tuan.
Contoh kalimat:
- Selamat pagi para Pendengar
- kepada seluruh Hadirin, dipersilakan duduk kembali
Contoh kalimat:
- Sebaiknya Anda segera mengurus surat-surat yang dibutuhkan untuk beasiswa
- Walau bagaimanapun, Anda tetap murid kami
Langganan:
Postingan (Atom)



