Jumat, 09 Mei 2014

Dr. Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi - 1949

Karya: Sides Sudiyanto Ds.

Ratulangi, dikau perintis perjuangan
Yang membawa bumi Indonesia menuju kemerdekaan
Sejak mudamu, pahlawan, kesadaranmu memancar
Bagaikan bulan bintang yang menerangi
Semangat juang pemuda-pemudi
Pengabdi Ibu Pertiwi.

Ratulangi, telah kau sambung gema proklamasi
Dari sudut ke sudut Tanah Air kita
Kau pegang teguh selalu semboyan bangsa:
Bhinneka Tunggal Ika, banyak tetapi satu jua
Hidup dan perjuangan kita bersama

Kau tegakkan Pusat Keselamatan Rakyat
Untuk menghalau kuku penjajahan
Untuk menegakkan negara proklamasi '45
Sam, dengan dada terbuka kau nyatakan
Petisi Ratulangi: Sulawesi adalah bagian 
syah Republik Indonesia

Pada 30 Juni 1949, kau berpulang pahlawan
Setelah meringkuk dalam penjara Makasar
Tetapi jiwamu tetap mengharum abadi
Sam, dikau bapak kemerdekaan kami
Dikau perintis, penegak, pembela kebebasan
Republik ini.

Haji Samanhoedi - 1956

Karya: Sides Sudiyarrto Ds.

Saman Hoedi, kau keras bagaikan batu
Tekadmu tak pernah luntur kukuh bagaikan gunung
karang
Otakmu tajam menyiasat lawan
Gerakmu cepat bagaikan elang rajawali

Kau selalu tangguh, gembong pasukan alap-alap
Penjajah selalu kau gempur
Atas gerakmu membantu Tentara Nasional Indonesia
Rakyat dan ABRI maju bersama bahu-membahu
Menghadapi penjajahan nan merajalela

Saman Hoedi kau tak pernah bertanya
Apa hadiah buatmu setelah berjuang kelak
Kau tak pernah menuntut upah untuk pengabdianmu
Rela, tulus dan ikhlas mengabdikan diri bagi bangsamu

Saman Hoedi bintang perjuangan
Pendukung revolusi kemerdekaan
Namamu tercantum harum
Dalam sejarah persada raya

Danudirdja Setia Budhi - 1950

Karya: Sides Sudiyarto Ds.

Telah tersebar bertalu-talu namamu
Banteng yang kuat, jiwa yang setia
Pada perjuangan nasional Indonesia
Meski siksa menusukmu beribu-ribu.

Setia Budhi, kau tiada lelah
Meski disekap selalu oleh penjajah
Hidupmu tertelan oleh penjara demi penjara
Karena perjuanganmu untuk Indonesia

Tajam penamu, tajam lidahmu
Keras tekadmu bagai baja nan tajam
Kau tantang dengan keras ketidakadilan
Kau peras tenagamu untuk kemerdekaan

H. Umar Said Cokroaminoto - 1934

Karya: Sides Sudiyarto Ds.

Bagai elang ia melawat di angkasa
Cokroaminoto, dikau tajam menatap siasat penjajahan
Tidak lemah hatimu sedikitpun
Tidak gentar sedetikpun kau menghadapi pengadilan
dan hukuman kurungan kolonial

Bagaikan rajawali engkau membumbung tinggi
Siap dengan paruhmu yang tajam
Menyambar melawan rantai penindasan
Meski sayapmu berdarah parah.

Cokroaminoto, kau sebarkan semen perekat persatuan
Kau taburkan rabuk penyubur perjuangan bangsa
Kau selalu berjalan di garis kebenaran
Demi agama dan bangsa
Penghantar kelahiran dewi kemerdekaan

Ki Hajar Dewantara - 1959

Karya: Sides Sudiyarto Ds.

Ki Hajar, kau adalah fajar bagi sesama
Penyuluh kesadaran budi bangsamu
Kau pendidik untuk kaum jelata
Pembangkit semangat juang bangsa

Penamu bergetar menghantam penjajah
Lidahmu tajam melawan penindasan
Kau bangkitkan kesadaran pribumi Indonesia
Kau tumbuhkan rasa cinta tanah air jaya

Ki Hajar nan budiman
Kau tanamkan keyakinan pada seluruh bangsamu
Kau percikkan selalu kebijaksanaan 'tuk masyarakatmu
Tanpa peduli waktu

Ki Hajar patriot luhur
Kau semaikan jiwa kebangsaan
Kau tanamkan gairah kemanusiaan
Di seluruh bumi persada